Wednesday, October 28, 2020

Jangan langsung buang sisa rempah dan bumbu dapur

 Untuk menghindari bumbu dapur dan rempah-rempah alami terbuang siang-sia, banyak orang memilih menyimpannya dengan baik.


Namun kadang, tidak semua bumbu dan rempah-rempah itu habis terpakai dalam hitungan bulan, bahkan hingga tahun.

Bumbu-bumbu alamiah (akar, biji atau serpihan tanaman yang tidak berdaun) dan rempah-rempah (daun, bunga, dan batang) punya khasiat menyebarkan sejumlah kecil kandungan senyawa kimia ke dalam makanan Anda.

Cara tersebut bisa membuat rasa dan aroma masakan menjadi lebih enak dan harum, beberapa rempah juga punya manfaat bagi kesehatan.

Menurut Prof. Dr. Nuri Andarwulan, MSc, staf pengajar Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) rempah-rempah memiliki senyawa aktif.

“Senyawa aktif atau disebut juga senyawa bioaktif memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran. Dan bersifat preventif, promotif, atau bahkan ada yang mampu menyembuhkan suatu penyakit,” ujar Nuri.

Namun, setelah rempah-rempah tersebut dipanen, maka komposisi senyawa kimia alami yang terkandung di dalamnya mulai memuai dan semakin lama akan semakin berkurang khasiatnya.

Secara umum, kesegaran dan khasiat bumbu dan rempah-rempah alami itu akan berkurang setelah satu sampai tiga tahun di dalam lemari penyimpanan. Sebaiknya, jangan langsung dibuang, bisa jadi masih ada yang berguna.

Panaskan sebelum dipakai

Rempah-rempah yang telah lama masih bisa digunakan dalam masakan. Anda dapat memanaskan rempah ke atas wajan kering tanpa minyak sebelum menggunakan dan mencampurkan ke dalam masakan.

Jika setelah dipanaskan mereka mengeluarkan aroma khas, maka itu tanda bahwa rempah tersebut masih memiliki senyawa dan masih layak digunakan.

Cara lain untuk mendapatkan khasiat rempah tersebut adalah dengan menambahkan minyak. Cara ini akan menarik senyawa dari rempah-rempah atau bumbu tersebut. Di Indonesia, merendam bumbu giling kasar dalam minyak ini dikenal juga dengan istilah baceman.

Giling atau tumbuk rempah dengan halus sebelum menambahkan minyak. Letakkan dalam stoples dan tutup rapat selama dua hingga enam minggu, lalu saring bahan padatnya.

Untuk rempah-rempah yang telah terlalu lama disimpan, Anda dapat meletakan stoples berisi minyak di panci berisi air mendidih selama beberapa menit. Setelah itu giling rempah dan bumbu, lalu masukan dalam stoples dan diamkan beberapa minggu sebelum kembali dipakai.

Menanam kembali

Beberapa tanaman seperti daun oregano, daun seledri, bawang merah dan rempah yang berupa umbi dapat Anda tanam kembali dan jika beruntung, Anda akan memiliki stok tanaman untuk bumbu dapur selama beberapa waktu ke depan.

Jika Anda ingin menggunakan rempah-rempah sebagai produk perawatan diri di rumah, sebaiknya berhati-hati terhadap risiko alergi. Alergi terhadap rempah terkesan jarang dijumpai, tapi tidak menutup kemungkinan hal tersebut dapat menimpa Anda.

"Alergi rempah-rempah tampaknya langka, dengan terus meningkatnya penggunaan rempah-rempah dalam diet Amerika dan berbagai kosmetik, kami mengantisipasi semakin banyak orang Amerika akan mengembangkan alergi ini," kata ahli alergi Dr. Sami Bahna, dari Louisiana State University, Amerika Serikat (AS).

Salah satu rempah yang banyak digunakan dalam parfum, alat kosmetik dan produk kecantikan lain adalah kayu manis.

Penghilang bau

Jika Anda memasak sesuatu yang beraroma kuat di dapur, dengan mudah rempah akan menetralkan aroma tersebut. Rebus beberapa batang kayu manis di dalam air.

Setelah mendidih biarkan selama tiga puluh menit untuk membiarkan uap dari rebusan kayu manis menyapu bau tidak sedap di dapur rumah.

Anda juga bisa menghilangkan bau lembab dari pakaian yang telah lama disimpan di dalam lemari dengan rempah. Buatlah kantung dari kertas dan beri beberapa lubang ukuran kecil, lalu isi dengan kayu manis dan bunga cengkih.

Untuk pakaian sehari-hari, Anda bisa lakukan hal yang sama namun menggantinya dengan daun mint, ketumbar, atau rempah apapun yang memiliki aroma segar menurut Anda.

Rempah juga dapat diolah menjadi penghilang bau badan. Bahannya terdiri dari tujuh biji cengkeh, kayu manis, kapulaga, biji pala, serai, jeruk purut, dan daun teh.

Rempah-rempah ekstrak tersebut dibungkus kertas saring. Lalu kertas berisi rempah kering tersebut direndam dalam bak mandi dan langsung bisa digunakan membilas badan.


Copy
loading...